IDOLA baru musik di Tanah Air telah lahir. Dialah Elicohen Christellgo Pentury atau Igo, juara pertama ajang Reality Singging Contest Indonesian Idol 2010 dan Skolatika Citra Kirana Wulan atau akrab disapa Citra sebagai runnerupIndonesian Idol 2010.
Berdua, mereka mengaku siap untuk menjadi seorang superstar baru di belantika musik Indonesia. Kepada harian Seputar Indonesia, mereka berbagi pengalaman dan harapan. Akan ke mana mereka setelah lepas dari kompetisi Indonesian Idol 2010?
Selamat, kalian berdua telah menjadi seorang idola baru. Bagaimana perasaan kalian setelah terpilih jadi grand finalis dan menang?
Igo: Terima kasih, saya tak pernah bermimpi bisa menjadi seorang Idol,atau superstar.Saya tak pernah menyangka bisa masuk televisi dan diulas habis-habisan di koran.Perasaan saya tentu senang, karena pada 2008 lalu saya pernah ikut Indonesian Idol,namun gagal di audisi. Saat ini sampai menjadi juara dan mendapat titel superstar.
Bahkan sampai tadi pagi juga belum nyangka.Ini mimpi atau tidak. Untuk jadi seorang superstar, itu membutuhkan waktu lama,seperti Agnes Monica, dia menjalani proses sejak kecil hingga besar. Itulah seorang superstar yang matang. Kalau sekarang ini memang masih jauh, tapi ini adalah gerbang utama untuk menjadi seorang superstar yang sebenarnya. Ini step awal dengan mengikuti Indonesian Idol. Bisa membuat album dan masuk di dunia entertainment. Pastinya saya bersyukur, dukungan masyarakat Indonesia hingga akhirnya saya terpilih jadi idola.Perasaan, jelas saya nggak pernah menyangka. Makanya saya akan pulang ke Ambon, dan Citra akan pulang ke Yogyakarta semata-mata untuk mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan hingga menjadi idola baru.
Citra: Aku juga masih tak menyangka, karena dulu Citra pernah tereliminasi di babak workshop dan akhirnya mendapat wildcard. Dari situ Citra kemudian belajar dan terus belajar, sehingga masuk grand final. Makanya Citra sangat bersyukur. Kalau ditanya menjadi runner-up,kecewa atau tidak,jelas dari hati Citra kecewa.Tapi ini perjuangan. Bagi kita berdua, saat kita masuk di grand final, kita adalah seorang pemenang. Siapa yang jadi pemenang satu atau dua kita telah jadi pemenang. Ini adalah pencapaian yang sangat baik, dan Citra akan terus bersyukur.
Indonesia punya potensi yang luar bisa di musik.Apalagi,fenomena idol lalu belum jadi superstar. Apakah ini tantangan bagi kalian, ke depan untuk wujudkan?
Igo: Ini memang cukup berat. Saat menjadi pemenang ada tanggung jawab yang besar. Kita memang telah mendapat hadiah, dapat mobil dan segala macam, tapi apakah dengan itu lantas selesai? Tentu tidak. Justru ke depan, ada tanggung jawab yang besar untuk masyarakat Indonesia yang telah memilih, paling tidak kita akan membawa nama baik kita yang telah menjadi pemenang dan dipilih oleh masyarakat. Dengan attitude kami, kami diajarkan untuk bertindak yang baik sejak di workshophingga spekta, diajari oleh juri, dan dimonitor secara terus-menerus.
Dan kita hanya tiga menit tampil di panggung, makanya ke depan saya dan Citra bisa jadi warna yang berbeda bisa memberikan suasana yang baru, saya dari Ambon Maluku wakili Indonesia bagian timur. Citra dengan jazzy bisa jadi keunikan yang sangat luar biasa.Dan jika itu berjalan dengan baik,ikuti proses yang benar, itu akan membantu karier kami.
Citra: Apa pun tema Indonesian Idol itu sudah memiliki imej. Siapa pun yang ada di posisi 3 besar runnerup yang tereliminasi tidak lebih jelek itu tidak.
Semua mempunyai ciri masing-masing.Ada perbedaan kuat bagi finalis, ada juga faktor keberuntungan juga. Idol menuju seorang superstar,bukan berarti tak jadi seorang superstar, kita mulai karier, itu akan jadi inspirasi. Idol bukan kontes the beest singer, tapi kontes siapa yang lebih menarik Imej masyarakat proses Idol ini adalah instan?
Citra: Instan faktor keberuntungan, itu tak akan bertahan lama
Igo: Contoh saja Keong Racun, itu hanya booming saja.Dalam proses, kita akan melihat itu suatu perjuangan dan idola baru itu punya keinginan. Ini kembali ke pemikiran masyarakat di Indonesia, pemikiran soal musik. Mereka kalau mau laku, ya cari yang bagus, bisa dibuat untuk acara-acara seperti itu. Kita harus imbangi yang bagus atau menjual.Sikapi itu! Kita sesuai dengan pasar dulu, tapi dengan style sendiri, cara nyanyinya sendiri.
Sudah punya album yang disiapkan? Sendiri-sendiri atau duet?
Igo: Masih sendiri-sendiri Bagaimana dengan lagu Kemenangan Cinta?
Igo: Itu diaransemen lagi.Apakah akan di pop rock, nanti belum tahu aransemennya bagaimana. Apakah lagu itu juga akan masuk dalam materi album, saya juga belum tahu. Citra: Lagu itu memang ciptakan untuk siapa yang menang menjadi juara.Apa bisa nyanyikan lagu itu atau tidak, karena aku pikir ini lagu kemenangan.Lagu ini akan dinikmati oleh masyarakat yang suka dengan pop.Igo ke pop rock,aku ke slow,jadi ada perbedaan meski tak bawa ke jazz, karena lagu itu lebih ke umum. Rencana kalau ada album bukan ke jazz, aku mau kombinasi ke pop atau melalui seperti apa yang aku mau. Dengan pengalaman ini aku ditantang untuk bisa membawakan lagu apa saja.
Setahun lalu kalian belum apaapa. Sekarang sudah menjadi public figure? Bagaimana proses ke depannya?
Igo: Kita ada jadwal, ada guru vokal, kita dalami guru vokal, ada manajemen juga.Ke depan untuk tingkatkan talent kita jaga kesehatan saja.Makin padat.Ketika sudah keluar dari Idol, inilah kami, nggak ada kompetisi. Jadi untuk angkat nilai jual, ya dengan style kita sendiri.
Dari juri ada wejangan?
Igo: Semuanya memiliki komentar yang beda, Mas Erwin musikalitas seperti apa,Agnes mau ke aura superstar kita, lebih komplet tak sekadar nyanyi ada interpretasi,Mas Anang lebih ke penjajakan pasar dan itu kita ingat,. Dan karakter mereka beda maka disebut paket komplet. Memang itu suatu pembelajaran yang sangat berharga.
Mengatur pendidikan bagaimana?
Igo: Untuk awal pendidikan prioritas. Dari dulu, tujuannya pengenkuliah di Jakarta,pas ada idol dan talent yang ada, ya sudah, makanya bisa jadi begini. Tapi aku akan imbangi, ada kuliah, ada schedule yang diatur secara rinci memang padat juga ya.Tapi mau tidak mau kita harus melakukan kedua-duanya.Kebetulan aku ada beasiswa dari Universitas Trisakti, dapat fakultas hukum. Jadi nanti mungkin akan bisa lebih muda mengatur jadwalnya.
Citra: Saat ini memang Citra masih sekolah.Baru mau naik kelas 2.Harusnya kemarin Citra ikut ujian, tapi karena ikut Indonesian Idol, makanya Citra dapat mengikuti ujian susulan.Memang untuk urusan jadwal ini Citra lebih sulit dibanding Igo, karena Citra masih sekolah. Tapi yang jelas, mungkin kedua- duanya akan tetap Citra jalani, karena Citra juga sudah terikat kontrak dengan pihak manajemen. Kita lihat nanti sajalah,mungkin 50:50. Citra juga nggak bisa mengorbankan sekolah,karena sekolah tetap jadi prioritas utama Citra, selain berkarier di dunia entertainment. Karena inilah cita-cita Citra sejak awal. Dan sekarang udah di depan mata.
Citra sendiri akan pindah ke Jakarta?
Citra: Kemungkinan Iya.Tapi untuk pindah sekolah kan tidak gampang. Citra harus memproses ini ke pihak sekolah juga.Tapi karena memang untuk mempermudah Citra dalam urusan menyanyi dan karier, mau tidak mau, Citra tetap harus pindah ke Jakarta. Dalam waktu dekat, mungkin udah bisa menetap di Jakarta.
Agnes bilang, kemenangan Igo merupakan kemenangan pop. Jadi bisa diartikan bahwa pop lebih disukai dibanding jazz.Menurut kalian?
Citra: Sebenarnya bukan kemenangan jazz atau pop, karena memang kita berdua sama-sama masuk ke grand final merupakan sebuah kemenangan.Citra misalnya, belum pernah ada yang namanya kontestan Indonesian Idol yang membawakan karakter jazz bisa masuk ke grand final.Apalagi ini dari Yogya. Sebelumnya Yogya tidak sampai ke babak final.Jadi menurut Citra,capaian ini merupakan sesuatu yang luar biasa. Dan ketika jazz bisa masuk ke grand final,itu sudah merupakan sebuah kemenangan
Pasca Indonesian Idol, banyak finalis yang kurang dikenal di masyarakat. Ini akan jadi sebuah tantangan tersendiri bagi kalian?
Igo: memang, banyak kontestan- kontestan Idol yang setelah ajang ini selesai,kemudian mereka tidak eksis lagi. Ini juga merupakan tantangan tersendiri bagi kami. Kalau menurut kita, memang harus ada upaya dari masingmasing kontestan untuk bisa terus eksis di industri musik Tanah Air. Bayangkan saja,banyak artis yang tidak mengikuti proses seperti kita, justru mereka bisa booming.Sedangkan kita yang ikut proses pencarian bakat dari nol hingga sekarang, belum tentu nanti bisa dikenal luas oleh masyarakat seusai Idol. Jadi pembawaan kita sendiri juga harus baik,di samping ada materi lagu yang enak didengar,manajemen yang baik dan label.
Citra : Memang ini sebuah pencarian bakat yang instan.Makanya selesai ini,kita tetap harus terus belajar dengan mendatangkan guru vokal.Kebetulan Citra juga masih sangat muda, jadi citra akan terus belajar.Dan semoga ke depan,Citra juga bisa membuat album sendiri.
Apakah kalian sudah ada tawaran dari musisi lain untuk menyanyikan lagu kalian?
Igo : Kebetulan nanti kita memang dapat lagu dari Anang Hermansyah, yaitu kemenangan Cinta. Untuk lagu ini,mas Anang memang membuat lagu ini dengan genre power pop,yang pas dengan karakter suara saya.Sebelumnya,Charly ST 12 juga kemarin pernah ngobrolngobrol mau membuatkan saya lagu baru.Kebetulan waktu di belakang panggung,Charly ST12 mengaku suka dengan karakter suara saya. Kebetulan saya juga sering menyanyikan lagu ST12.
Citra : Kalau dari omongomongan sih, paling kita diajak untuk ngejam bareng. Mas Erwin, mas Anang juga sering ngomong, kalau kapan-kapan bisa ngejam bareng. Untuk lagu Kemenangan Cinta sendiri, memang waktu di grand final citra menyanyikan lagu itu.Tapi karena lagu itu diciptakan untuk finalis,maka aransemennya juga tidak ke arah jazz yang kental. Selain ngejam bareng,Tompi juga dulu pernah bilang mau diajak main bareng. Semoga Tompi juga mau membuatkan lagu untuk Citra
Di Indonesian Idol sendiri, kalian punya penyanyi favorit?
Igo: Saya suka Mike.Dia memiliki attitude dan suara yang sangat baik.saya suka dengan Mike Citra : Saya juga. Saya suka dengan Mike.Tapi kalau di luar Idol, saya suka dengan Tompi.Dari dulu saya ngefans ama Tompi Terakhir, punya pengalaman unik dengan penggemar?
Igo : Iya, memang saya tak pernah menyangka bisa jadi tenar seperti ini.Pengalaman-pengalaman dengan penggemar mau tidak mau harus kita jalani.Saya pernah dicakar oleh penggemar waktu pulang ke Ambon dulu.Waktu dulu, saya pulang ke Ambon, itu kan diarakarak di jalanan. Tahu-tahu ada penggemar yang naik ke jip dan langsung mencakar.Tapi ya itu tadi, itu adalah konsekuensi yang harus saya jalani. Saya harus tetap tersenyum jika bertemu dengan penggemar saya. Dulu, sebelum ikut Indonesian Idol, saya tak pernah sedikit pun tebersit bisa demikian.
Citra : Sama dengan Igo,Citra juga pernah kena tampar dan cakar. Saya tahumerekaitutaksengaja.Makanya itu adalah pengalaman yang siaptidaksiapharusCitrahadapi.Toh mereka juga penggemar citra. (sofian dwi)
Honda Jazz Online Cara Mudah Dapat Mobil
Monday, August 9, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Betsy's Page
Shown With Style and Beauty
Automotive Information
workwrite
Blog Archive
-
▼
2010
(12)
-
▼
August
(9)
- Menlu AS Sampaikan Selamat Berpuasa
- Menjadi Superstar dengan Style Sendiri
- Menjelang Ramadhan Tiket Kereta Api Pun Ikut Naik ...
- Lowongan Bank Rabobank International Indonesia 2010
- Lowongan Bank Juli Agustus 2010 Chinatrust Indonesia
- Lowongan Account Officer Bank Mega Syariah
- Lowongan Bank Danamon Indonesia 2010
- Lowongan PT Nissan Motor Indonesia
- Informasi Lowongan CPNS Kabupaten Bandung 2009 / 2010
-
▼
August
(9)
No comments:
Post a Comment